Salah satu hal yang menyenangkan dari memiliki ruang sendiri adalah dapat menjamu tamu—baik itu teman, keluarga, atau teman sekamar kuliah—untuk jangka waktu tertentu. Dan, meskipun daftar tugas "rumah" Anda mungkin panjang, menciptakan rumah kedua bagi orang-orang terkasih adalah sesuatu yang harus Anda prioritaskan agar tamu memiliki tempat untuk bersantai, melepas penat, dan merasa nyaman.
Ketika mendekorasi kamar tamu, penting untuk mendekatinya sebagai perpanjangan dari estetika keseluruhan rumah Anda, meskipun seperti apa bentuknya secara spesifik bergantung pada berapa banyak ruangan yang Anda miliki di rumah Anda, seberapa besar ruang Anda, dan berapa banyak yang ingin Anda investasikan.
“Menambahkan sentuhan yang penuh perhatian, seperti gantungan baju tambahan, setrika uap, dan semprotan ruangan beraroma lavender, menunjukkan bahwa saya peduli,” Memberikan tulisan catatan pribadi untuk menyambut mereka di rumah dan membeli beberapa bunga dengan warna favorit mereka untuk diletakkan di seluruh ruangan. Ini hanyalah cara yang halus dan manis untuk mengatakan bahwa kami senang Anda berada di sini. Memberikan nama pengguna dan sandi WiFi di kartu, sehingga mereka tidak perlu bertanya apa itu.”
Berinvestasi pada kasur berkualitas tinggi dan perlengkapan tempat tidur yang bersih dan berkualitas hotel. Juga cobalah untuk menyertakan pencahayaan ambient di kedua sisi tempat tidur, teko air, dan nampan serbaguna di meja samping tempat tidur. Bangku atau rak koper, cermin, dan ruang penyimpanan kosong juga merupakan ide yang bagus.
Ada begitu banyak hal yang dapat (dan harus) Anda lakukan saat mendekorasi kamar tamu, tetapi apa saja hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan? Berikut ini, para desainer interior berbagi lima hal yang tidak akan pernah mereka lakukan saat mendekorasi kamar untuk tamu mereka.
Terlalu Banyak Foto Keluarga
Meskipun beberapa tamu mungkin senang melihat foto keluarga, itu mungkin bukan ide dekorasi yang paling ramah di kamar tamu. “Itu bukan latar yang tepat untuk mereka,” Coba memilih lukisan yang inspiratif atau yang abstrak dalam hal subjek, di mana ada beberapa gerakan di dalamnya.”
Jangan Menghemat Kualitas Kasur

Saat Anda menjamu tamu, Anda ingin mereka merasa nyaman dan tidur nyenyak, dan kasur berkualitas buruk dapat berdampak negatif pada masa inap tamu Anda. Jangan pernah berkompromi dengan kualitas kasur, karena tidak peduli seberapa indah tampilan kamar, tamu perlu tidur dengan nyaman.
Selain itu, pentingnya mempertimbangkan ukuran tempat tidur dan kasur. “Pastikan ukuran tempat tidur tidak terlalu kecil. Tempat tidur ukuran single bisa terasa sempit, setidaknya tempat tidur ukuran queen, dan meningkatkannya menjadi ukuran king jika ruang memungkinkan.
Hiasi dengan Benda-Benda Mewah
Jika Anda adalah seseorang yang telah berinvestasi dalam dekorasi mewah atau memiliki barang-barang pusaka yang telah ada di keluarga Anda selama beberapa dekade, Anda mungkin ingin mempertimbangkan kembali untuk menempatkannya di kamar tamu Anda. “Kecelakaan bisa terjadi, dan mengharapkan tidak ada yang akan rusak atau hancur bukanlah hal yang realistis. Menata ruangan dengan barang-barang yang mudah dibersihkan dan tidak akan menjadi masalah jika rusak.
Biarkan Jendela Terbuka

Jendela tidak boleh dibiarkan terbuka. Tirai dan penutup jendela memberikan rasa nyaman dan privasi di ruangan mana pun, menjadikannya sentuhan penting di seluruh rumah Anda, terutama di kamar tamu Anda.
Singkirkan Barang-Barang Pribadi
Meskipun kamar tamu Anda mungkin berfungsi ganda sebagai ruang fungsional untuk barang-barang pribadi Anda, penting untuk menyingkirkannya atau menyimpannya dengan cara yang bergaya sebelum tamu Anda tiba untuk membantu mereka merasa senyaman mungkin. Ini juga memungkinkan mereka memiliki ruang yang bersih untuk membongkar barang bawaan dan merasa seperti di rumah.
Meskipun mungkin bukan ruangan yang paling sering digunakan, ruangan ini tetap perlu memiliki tampilan yang kohesif. “Terkadang, kamar tamu menjadi tempat untuk meletakkan barang-barang tak terpakai atau perabot yang beragam, alih-alih memiliki identitasnya sendiri.” “Tips: Tiru palet warna seperti yang terlihat di hotel bintang lima. Misalnya, warna krem senada dapat dipadukan dengan indah dan terlihat sangat mewah. Teksturnyalah yang menonjol.”